Sambutan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Barat
Masyarakat sebagai pencipta dan pendukung kebudayaan, sepanjang masa tidak terhenti untuk berupaya terus menyempurnakan kebudayaan. Manusia memiliki alat yang ampuh untuk menunjukkan kekayaan hidupnya, yaitu bahasa. Melalui bahasa seluruh memori dan pengalaman hidupnya dapat direkam dan diendapkan. Kemajuan umat manusia lebih meningkat dengan cepat setelah mengenal tulisan, kecakapan menulis itulah manusia mampu menyimpan buah pikiran dan pengalamannya sehingga dapat ditransformasikan ke generasi selanjutnya.
Naskah kuno sebagai salah satu hasil karya manusia dalam bentuk tulisan, telah mampu merekam kepandaian masyarakat sesuai jamannya. Di dalamnya terkandung nilai-nilai budaya yang sangat luhur serta berguna bagi hidup dan kehidupan. Selain dari itu, buah pikiran, hak cipta, atau nilai-nilai yang ada di dalamnya bersifat abadi dan menjadi bahan perhatian bagi para peminat dengan berbagai tujuan.
Naskah kuno umumnya ditulis tangan dengan menggunakan bahan-bahan yang rentan rusak. Rusak atau musnahnya naskah tersebut akan mengakibatkan musnahnya isi serta nilai-nilai budaya yang terkandung dalam isi teks naskah. Oleh sebab itu upaya pengalihaksaraan dan pengalihbahasaan atau disebut “Transliterasi dan Terjemahan†merupakan upaya yang tepat terutama dalam rangka pembinaan dan pengambangan kebudayaan nasional sesuai dengan pasal 32 UUD 1945.
Balai Pengelolaan Museum Sri Baduga, melalui anggaran “Kegiatan Transliterasi dan Deskripsi Naskah Kuno tahun 2008†melaksanakan transliterasi dan terjemahan sebanyak 25 buah naskah kuno yang dilaksanakan oleh para filolog, yang dengan keahliannya telah berupaya semaksimal mungkin melaksanakan alih aksara dan alih bahasa teks-teks naskah kuno tersebut sehingga betul-betul bermanfaat untuk kepentingan pelestarian dan pengembangan ilmu pengetahuan maupun budaya dan pariwisata. Tentu dalam pelaksanaannya masih banyak kekurangan, oleh karena itu kritik dan saran yang konstruktif sangat kami nantikan.
Akhirnya kami ucapkan terimakasih kepada penggaran atas segala ketekunan, perhatian, pengertian, dan kerjasamanya yang sudah terjalin dengan baik.
Â
Â
Bandung, Juli 2008
Kepala Dinas Kebudayaan
dan Pariwisata Propinsi jawa Barat,
Â
Â
Drs. H. I. Budhyana, M.Si.
NIP 48081302
Filed under: Kudihyang, transliterasi Naskah
Leave a Reply